Minggu, 16 Desember 2012

Selayang Pandang Negeriku Tercinta, Indonesia


Indonesia adalah negeri yang sangat asri dimana di dalamnya tersimpan sumber daya alam yang melimpah ruah dan panorama indah yang terbentang di sepanjang kepulauan nusantara. Kata Indonesia itu sendiri diambil dari bahasa latin ‘Indus’ yang berarti ‘Hindia’ dan dari bahasa Yunani ‘nesos’ yang berarti ‘pulau’. Jika digabungkan, maka kata Indonesia berarti kepulauan yang berada di Hindia. Secara geografis, negara Indonesia terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia tepatnya berada pada koordinat 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BT - 141°45'BT serta dilewati oleh garis khatulistiwa. Oleh karenanya, Indonesia beriklim tropis dengan curah hujan agak tinggi dan suhu panas udara yang relatif rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti Sudan, Mesir dan Arab Saudi. Penduduknya yang mayoritas Islam dan dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak didunia ini terdiri dari berbagai suku seperti suku jawa, sunda dan madura dengan menggunakan bahasa daerah yang berbeda-beda namun tetap menggunakan bahasa resmi negara Bahasa Indonesia yang diajarkan disekolah dan hampir semua orang menguasainya.

Pulau-pulau yang tersebar luas ini juga menyimpan berbagai panorama, peninggalan-peninggalan sejarah yang berharga, warisan budaya yang terjaga sehingga membuat orang berdecak kagum. Misalnya, Candi Borobudur yang merupakan candi budha terbesar didunia dan termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia, puncak Jayawijaya yang dihiasi oleh salju abadi, pulau komodo yang didalamnya terdapat kadal terbesar didunia atau biasa disebut hewan komodo, danau tiga warna Kelimutu yang mana dapat berubah warna setiap saat. Dari yang tadinya merah berubah menjadi hijau tua dan kemudian merah hati, hijau tua berubah menjadi hijau muda, coklat kehitaman menjadi biru langit, dan masih banyak lagi keindahan alam Indonesia yang menjadi nilai plus.
Dibidang busana warisan budaya, Indonesia mempunyai kerajinan batik yang diakui oleh dunia. Beberapa daerah yang terkenal dengan industri batik antara lain Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta dan Tasikmalaya. Sementara dibidang kuliner, Indonesia pun mempunyai beragam menu masakan dengan cita rasa yang khas dan unik. Seperti empal gentong, soto, perkedel, gudek, dll...
Itulah sepetik gambaran tentang negaraku, negara Indonesia.... 

Jumat, 14 Desember 2012

Keutamaan dan Peristiwa Besar dalam Bulan Dzulhijjah


Bulan dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Al-Quran sendiri menyebutnya sebagai syahrul harom (bulan harom). Dimana pada bulan-bulan yang termasuk syahrul harom ini, yaitu bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab, umat muslim dilarang untuk berperang kecuali dalam keadaan membela diri dan benar-benar terpaksa.
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah , dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram …” (QS. Al Maidah (5): 2).
Oleh karenanya, dalam bulan ini kita disunnahkan untuk memperbanyak amal ibadah seperti berpuasa 10 hari Dzulhijjah, puasa arofah, solat idul adha, menyembelih hewan qurban, memperbanyak dzikir dan shodaqoh.
أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

“Ada empat hal yang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam belum pernah meninggalkannya: puasa ‘Asyura, Al ‘Asyr (puasa 10 hari Dzulhijjah), puasa tiga hari tiap bulan, dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR. An Nasa’i)
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

“Nabi ditanya tentang puasa hari ‘Arafah, beliau menjawab: “Menghapuskan dosa tahun lalu dan tahun kemudian.” (HR. Muslim)
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar: 2)
Lalu, peristiwa besar apa sajakah yang terjadi pada bulan ini sehingga al-Qur’an pun turut memuliakan bulan ini?...Dalam kitab Durrotun Nasihin dijelaskan bahwa ada 10 kelebihan pada 10 hari pertama bulan dzulhijjah.
Hari pertama, hari diampuninya nabi Adam. Barangsiapa berpuasa di hari itu akan diampuni segala dosanya.
Hari kedua, hari diterimanya doa nabi Yunus dan dikeluarkannya dari dalam perut ikan. “Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, maka akan dapat pahala selama 1 tahun tanpa mendurhakai Allah walaupun sekejap mata.
Hari ketiga, Allah mengabulkan do’anya nabi Zakaria. Barangsiapa yang berpuasa, maka do’anya akan dikabulkan oleh Allah.
Hari keempat, hari dilahirkannya nabi Isa. Barangsiapa pada puasa hari itu, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dan kekafirannya dan pada hari kiamat kelak akan dikumpulkan dengan orang yang baik – baik dan mulia.
Hari kelima, hari dilahirkannya nabi Musa. Barangsiapa yang berpuasa, maka akan terhindar dari sifat munafik dan siksa kubur.
Hari keenam, hari dimana Allah membuka pintu kebaikan pada nabi Muhammad Barangsiapa berpuasa pada hari itu, Allah memperhatikan kepadanya dengan penuh kasih sayang.
Hari ketujuh, hari ditutupnya pintu-pintu jahannam dan tidak akan dibuka hingga berlalunya hari kesepuluh. Barangsiapa puasa pada hari itu, Allah menghindarkan dari pahalanya 30 pintu kesukaran dan membukakan baginya 30 pintu kemudahan.
Hari kedelapan, disebut hari Tarwiyah. Barangsiapa puasa pada hari itu, akan diberi pahala yang nilainya hanya Allah yang tahu.
Hari kesembilan, hari Arafah. Barang siapa puasa pada hari itu, Allah mengampuni dosa setahun yang lalu dan tahun yang akan datang.
Hari kesepuluh, hari Raya Idul Adha. Barang siapa berkurban dengan hewan kurban, maka mulai tetesan darah yang jatuh ke tanah Allah mengampuni dosanya dan dosa keluarganya. Dan siapa yang memberi makan orang mukmin atau bersodaqoh, maka Allah akan membangkitkan di hari kiamat dengan selamat dan timbangannya menjadi lebih berat dari gunung Uhud.

Demikian, semoga bermanfaat...

Semua kan Jadi Indah Pada Saatnya...

      Pernahkah kita merasa tidak adil hidup didunia ini??... Belajar semalam suntuk, tapi ilmu yang kita pelajari susah sekali untuk dipahami. Besoknya ketika nilai ujian dibagikan ternyata mendapat nilai yang kurang memuaskan. Sementara teman kita yang lain, besok mau ulangan malah malamnya begadang main games dan besoknya dapat nilai perfec. Gimana ga kesel....
Sssttt....jangan berlarut-larut meratapi nasib. Kita simak ajah yuukk kutipan bijak dibawah ini. Biar perasaan dan hati kita ga terus-terusan dongkol menerima kenyataan hidup yang telah digariskan tuhan dengan apa adanya.
Ketika kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah, Dia malah memberi kaktus berduri. Ketika kita meminta binatang yang imut dan lucu, Dia malah memberi ulat hitam berbulu.
Sedih....
Kecewa....
Marah....
Bercampur dalam hati menjadi satu mengetahui apa yang kita dapat tak sesuai dengan apa yang kita harap. Betapa tidak adilnya hidup ini. Merasa bahwa Allah tidak lagi sayang pada kita.
Tapi, lihatlah dikemudian hari!
Kaktus itu mulai tumbuh berbunga bahkan bunganya sangat indah dan ulat hitam berbulu yang jijik itu pun dengan sendirinya bermetamofosis berubah menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu yang sangat elok.
Subhanallah...Maha Suci Allah yang telah menciptakan alam semestanya dengan sangat sempurna. Semuanya akan menjadi indah pada waktunya. Itulah rahasia dibalik skenario-Nya. Allah tidak memberi apa yang kita pinta, akan tetapi memberi apa yang kita butuhkan.
Sesuatu yang kita suka belum tentu yang terbaik buat kita. Begitupun sebaliknya, sesuatu yang kita benci bukan berarti tidak baik buat kita. Bisa jadi, sesuatu yang kita suka itu malah membuat kita rugi dan sengsara, sementara sesuatu yang tidak kita inginkan itu malah membawa kebahagiaan, kebaikan dan keberuntungan.
Astaghfirullahal’adzim......
Betapa kita sering berburuk sangka pada Allah bahkan sering menghujatNya kala apa yang kia harap tak segera dikabulkan. Padahal, Dia-lah yang lebih tahu, apa yg terbaik untuk kita.
     Gimana sobat??.....sebenernya Allah itu sayang banget kan sama kita. Andai saja waktu itu kita dapat nilai bagus. Belum tentu kita akan mengulang pelajaran itu lagi. Belum tentu kita akan belajar bareng sama teman-teman. Bisa jadi apabila kita mendapat nilai yang bagus, malah nantinya timbul rasa sombong merasa kita sudah pintar dan menguasai pelajaran tersebut yang akhirnya menghilangkan kemuliaan ilmu pada diri kita. Allah hanya ingin menguji kesabaran kita. Orang sabar itu disayang Allah. Iya ga??....Kita liat saja contoh dikeseharian kita. 
     Ketika sedang makan diwarung, ada seorang pengamen datang. Tanpa basa basi ia langsung bernyanyi dengan suara bak radio yang seharusnya diservis ulang. Apa yang kita lakukan??...Akankah kita membiarkannya terus bernyanyi hingga lagunya selesai?..Tidak. Dengan tanpa basa basi pula, secara spontan kita akan segera memberi uang receh agar pengamen itu segera pergi dan tak mengganggu ketenangan kita dengan suara tak karuannya itu. 
     Kemudian dihari berikutnya, juga ketika sedang makan diwarung bersama teman, datang lagi seorang pengamen. Tidak seperti pengamen yang kemarin, ia sematkan seutas senyum simpul seraya sedikit membungkukkan badan sebelum ia mulai bernyanyi. Dengan diiringi gitar yang terangkul dikedua tangannya, Ia mainkan jemari memetik senar-senar kaku itu menjadi alunan nada yang serasi dengan lagu yang ia bawakan. Suaranya begitu merdu. Gaya bahasa tubuhnya yang sedehana tapi sopan bak artis yang sedang melantunkan lagu kepada para penggemarnya.Siapa yang tidak senang dengan pengamen seperti itu. Kita tidak dengan serta merta langsung memberikannya uang. Tapi kita biarkan ia terus bernyanyi hingga lagu yang dibawakannya habis. Bahkan kita minta request lagu lagi karena memang suaranya yang enak didengar. Baru setelah itu kita beri uang lembaran bukan lagi uang receh seperti halnya pengamen kemaren. 
     Itulah analogi yang bisa kita gambarkan bahwasahnya Allah senantiasa menyayangi orang yang berbuat baik. Allah pasti mengabulkan semua doa hamba-hambanya. “ Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Rabu, 12 Desember 2012

Sex Educaion, Tabu dan Perlu


Membicarakan masalah seks bagi sebagian orang adalah hal yang tabu dan tak patut dibicarakan apalagi didiskusikan. Padahal kalau kita menilik realita sekarang mengenai HDN, aborsi, HIV, dan masalah seksual lainnya merupakan dampak nyata dari penyimpangan perilaku sosial yang kebanyakan dilakukan oleh para remaja. Penyebab terjadinya pun berbeda-beda. Mulai dari pembawaan nafsu yang besar, suasana pergaulan yang cabul, orangtua yang masih menabukan pembicaraan  mengenai seks dengan anaknya, hasil-hasil seni dari seniman-seniman yang bermoral dan berlebihan, pergaulan bebas, hingga penyebaran informasi seksual yang dewasa ini sangat mudah di akses melalui media massa modern  dengan beragam manipulasi gambar yang berhasil menyihir para remaja untuk mencoba bahkan menirunya tanpa adanya filter pengaruh-pengaruh negatif dari suguhan media massa tersebut. Seperti video, kaset, internet,dll.

Sekolah yang mempunyai peran penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik sudah seharusnya turut andil dalam menanggulangi masalah tersebut agar tidak semakin merajalela. Salah satu upayanya adalah dengan memberi pengajaran tentang hakikat seks yang sebenarnya, apa dampak positif dan negativnya, kaitannya dengan agama dan kehidupan sosial,dsb. Namun dalam praktiknya, upaya tersebut tidak harus dimasukkan dalam pengajaran kurikulum di sekolah. Karena bagaimana pun juga membicarakan masalah seksualitas itu tabu namun perlu untuk kita tahu. Oleh karenanya,  cukup dengan mengadakan sosialisasi setiap  4 bulan sekali misalnya. Kemudian mendatangkan pembicara ahli dalam masing-masing topik yang akan dibahas. Dalam penyampaianya pun harus sedikit ‘direm’. Artinya seorang pembicara tersebut harus bisa mengondisionalkan diksi yang akan dilontarkan terhadap kata-kata yang berhubungan dengan alat vital. Bisa dengan menganalogikannya dengan kata-kata yang mempunyai gambaran yang mirip agar tidak terkesan terlalu menjorok ke arah seksualitas atau joke ringan yang membuat suasana tidak terlalu kaku dan bisa dipahami para siswa dengan mudah dan benar.
Namun disisi lain, keteladanan, arahan dan pengawasan dari para guru juga sangat dibutuhkan demi terciptanya peserta didik yang mempunyai pribadi unggul dan religius. Diawali dari berpenampilan yang sopan, tutur kata yang baik, dan perilaku yang santun agar keberadaan para guru bisa kembali menjadi figur idola mereka yang kini telah tergeser dengan bintang perfilman atau para artis dan penyanyi sehingga para guru bisa berkomunikasi dengan baik terhadap para siswa. Dari komunikasi yang baik itu para guru bisa lebih lebih mudah mengetahui karakter masing-masing siswa dan mengetahui siswa mana yang kiranya perlu mendapatkan perhatian lebih dalam rangka pembinaan akhlak dan kepribadian yang baik.